Written by at December 17, 2020
Tips & Trik

Yuk, Kenali 10 Bagian Daging Sapi Terbaik untuk Dimasak

Permintaan daging sapi di Indonesia tentunya akan selalu meningkat saat hari raya Idul Fitri tiba. Tidak seperti daging kambing atau domba, aroma daging sapi memang lebih fresh dibanding keduanya yang agak berbau prengus. Jika saat ini kamu sedang berburu daging sapi untuk kebutuhan hari raya nanti, ada baiknya kamu mengenali terlebih dahulu bagian daging sapi terbaik sesuai dengan olahan makanan yang akan kamu buat.

 

Nah, apabila kamu memiliki rencana membuat daging rendang untuk santapan hari raya Idul Fitri nanti, kira-kira bagian mana yang paling cocok? Yuk, kenali 10 bagian daging sapi terbaik untuk dimasak sesuai dengan makanan yang akan kamu buat nanti berikut ini.

 

Ini bagian daging sapi terbaik untuk dimasak

bagian daging sapi
Bagian Daging Sapi Terbaik untuk Dimasak. (Foto: Pixabay)

1. Has dalam atau tenderloin

Apabila kamu mencari bagian dengan tekstur paling empuk, tentunya has dalam atau yang dikenal dengan nama tenderloin adalah pilihan tepat. Daging bagian ini sangat populer jika diolah menjadi steak.

 

Tenderloin merupakan bagian punggung sapi sekaligus menjadi bagian yang paling empuk. Bahkan, bagian ini lebih empuk dibanding sirloin. Selain teksturnya yang empuk, kelebihan tenderloin tidak lain karena tidak memiliki lemak. Artinya, sangat cocok untuk kamu yang ingin mengonsumsi daging tanpa takut berat badan meningkat.

 

Tak hanya diolah menjadi steak, tenderloin juga cocok untuk ditumis, kukus, bakar, ataupun proses masakan yang memang tidak membutuhkan waktu lama.

 

2. Has luar atau sirloin

Sebaliknya, apabila kamu ingin menikmati daging steak yang memiliki lemak, daging has luar atau sirloin lah yang menjadi pilihan tepat. Untuk soal rasa, memang steak sirloin akan terasa lebih gurih karena bagian daging ini terlapis dengan lemak. Selain dimasak menjadi steak, bagian daging ini juga cocok diolah dengan cara ditumis, kukus, serta fried and grill. Namun, bagian daging sapi ini kurang cocok untuk dimasak dengan metode masak lambat.

 

3. Buntut atau oxtail

Bagian buntut sapi atau oxtail memiliki tekstur yang kenyal dan lembut jika pengolahannya benar. Tidak seperti dua bagian sebelumnya, proses pemasakan bagian ini memang harus lebih lama. Pematangan tersebut dilakukan agar daging yang dihasilkan lebih kaya gelatin sehingga rasa sop buntut yang kamu buat akan lebih gurih.

 

Baca juga: Agar Nutrisinya Terjaga, ini 5 Cara Mengolah Daging Sapi untuk MPASI

 

4. Gandik atau topside

Apabila kamu ingin membuat rendang, bagian inilah yang paling tepat. Gandik atau topside merupakan bagian terluar dari paha belakang sapi. Dari segi tekstur, daging bagian ini memang cenderung padat dengan sedikit lemak. Untuk olahannya sendiri, gandik atau topside paling cocok untuk dijadikan empal, dendeng, atau rendang. Kelebihan daging ini tidak lain karena tekstur yang padatnya sehingga kuat untuk diolah dalam proses pemasakan waktu yang lama.

 

5. Iga sapi atau rib

Bagi pecinta sop konro, pastinya sudah tidak asing lagi dengan bagian yang satu ini. Iga sapi atau yang dikenal dengan nama rig eye umumnya sering diolah menjadi steak dan roasted beef. Daging iga memang terkenal karena lemaknya yang menempel cukup tebal, sehingga tekstur yang dihasilkan lebih gurih dibanding bagian sirloin sekalipun.

 

Bagi masyarakat Bugis, daging iga kerap diolah untuk membuat sop konro. Tidak hanya itu, untuk membuat sup, barbeku, semur, ataupun soto juga bisa memanfaatkan bagian ini. Bagia rib memang baik untuk dimasak dengan metode masak lambat. Namun, beberapa potongan dalam bagian tulang rusuk juga tidak cocok dimasak dengan metode masak lambat. Salah satunya adalah steak ribeye yang biasanya lebih nikmat jika dipanggang atau digoreng dalam wajan.

 

Kira-kira bagian daging sapi mana yang ingin kamu masak? Pastikan kamu memilih bagian daging sapi yang sesuai agar masakan yang akan kamu buat nanti lebih nikmat disantap. Temukan bahan-bahan untuk mengolah dan memasak daging tersebut di Sayurbox. Yuk, cek produknya sekarang, klik tombol di bawah ini, ya!

Yuk, Belanja Sekarang!

 

6. Tanjung atau rump

Lain lagi jika kamu ingin membuat sate. Bagian terbaik untuk membuat olahan ini adalah tanjung atau rump. Daging yang terletak di punggung atau tanjung sapi ini memang memiliki lemak tebal. Dari segi tekstur, daging tanjung atau rump terbilang lunak sehingga sangat cocok diolah menjadi masakan yang membutuhkan rasa kaldu yang kuat, seperti sup, dan tumisan.

 

Baca juga: Sebelum Membeli, Ini Panduan 7 Cara Memilih Daging yang Baik untuk Dikonsumsi

 

7. Perut sapi atau flank

Untuk kamu yang mencari bagian daging sapi yang bertekstur lebih kenyal, maka perut atau flank adalah pilihannya. Salah satu masakan khas Indonesia yang menggunakan bagian ini adalah rawon. Selain itu, bagian ini juga memiliki banyak kandungan lemak. Beberapa masakan yang bisa kamu buat diantaranya adalah sop, rawon, dan soto daging.

 

8. Brisket atau sandung lamur

Apabila brisket atau sandung lamur masih cukup asing di telinga kamu, mungkin kamu akan lebih mengenalnya sebagai tetelan. Daging brisket ini diambil dari bagian punggung sapi. Biasanya bagian daging sapi brisket cocok diolah dengan metode masak lamba. Bagian daging brisket mempunyai tekstur yang juicy dan kenyal.

 

Di Indonesia, bagian brisket sapi ini juga sering disebut sebagai tetelan. Walaupun cenderung dihindari, terutama bagi kamu yang sedang menjalani program diet dan gaya hidup sehat, namun bagi beberapa orang lainnya bagian ini cukup diminati. Tetelan sendiri bisa kamu temui di beberapa jenis makanan seperti bakso, soto, ataupun jenis makanan yang berkuah gurih. Tetelan yang dikenal dengan kandungan lemaknya yang tinggi juga kerap digunakan sebagai campuran beberapa jenis olahan daging, seperti kornet, sosis, ataupun bakso.

 

9. Sengkel atau shank

Bagian sengkel atau shank memang memiliki tekstur yang kenyal. Tekstur tersebut tidak lain karena kandungan kolagennya yang cukup tinggi. Karena itu pula bagian ini sebaiknya dimasak dalam waktu yang cukup lama dengan kondisi api kecil. Beberapa makanan yang menggunakan bagian ini antara lain semur, rendang, dan gulai.

 

Baca juga: Agar Tahan Lama, Ini 5 Cara Menyimpan Daging di Kulkas yang Benar

 

10. Sampil (chuck)

Daging sampil merupakan bagian paha atas, bahu, dan punuk sapi. Bagian ini memiliki ketebalan sekitar 2-3 cm. Karena memiliki banyak jaringan ikat, maka saat dimasak daging ini cenderung meleleh dan bisa mengeluarkan aroma yang khas. Umumnya, bagian ini diolah menjadi bakso, semur, atau sup. Bagian daging sapi ini bisanya dipotong menjadi beberapa jenis potongan. Umumnya potongan daging sapi pada bagian sampil atau chuck ini dinamai dengan top blade, ranch steak, dan shoulder steak.

 

Nah, itulah 10 bagian daging sapi yang bisa kamu pilih sesuai dengan olahan makanan yang ingin kamu buat. Pastikan kamu memilih bagian daging yang sesuai agar masakan yang akan kamu buat nanti lebih nikmat disantap. Sudah siap untuk memasak daging? Temukan bahan-bahan untuk mengolah dan memasak daging tersebut di Sayurbox. Yuk, cek produknya sekarang, klik tombol di bawah ini, ya!

Yuk, Belanja Sekarang!

Related Articles

Jangan Sampai Daging Keras, Ini 5 Cara Masak Daging Biar Empuk

Daging memang cukup tricky untuk diolah. Salah langkah, daging bisa jadi keras dan alot sehingga rasanya pun tidak begitu enak. Padahal...

5 Cara Memasak Pare agar Tidak Pahit dan Rasanya Lezat

Pare umumnya dihindari oleh banyak orang karena rasanya yang pahit. Padahal di balik rasa pahitnya, pare menyimpan begitu banyak manfaat...

Masak Jadi Praktis, Ini 8 Rekomendasi Paket Sayur Siap Masak Sayurbox

Pernah gak sih Sayurfriends batal masak sayur karena bahannya yang tak lengkap di dapur? Meskipun bahannya terbilang sederhana, tetap saja...