Written by at March 22, 2020
Manfaat Sayur dan BuahMPASI

Ibu, Ini 10 Makanan Penambah Berat Badan Bayi

Ketika berat badan anak terus mengalami penurunan hingga terlihat kurus, tentunya sebagai orang tua pasti muncul rasa khawatir. Sayangnya, banyak ibu selaku orang tua yang salah mengambil tindakan ketika hal itu terjadi kepada anak mereka. Kebanyakan, para ibu justru menambah porsi makan anak mereka menjadi lebih banyak dengan harapan berat badan anak pun akan naik kembali. Sebenarnya, hal yang harus diperhatikan adalah gizi dan kandungan nutrisi pada makanan si kecil, bukan menambahnya secara kuantitas. Untuk kamu para ibu yang kebetulan mengalami masalah yang sama, berikut ini adalah 10 makanan penambah berat badan bayi dapat ibu coba.

 

Ini makanan penambah berat badan bayi

Makanan Penambah Berat Badan Bayi
Makanan Penambah Berat Badan Bayi yang Menyehatkan. (Foto: Pixabay)

1. Pisang

Saat bayi berada di usia 6 bulan, maka konsumsi ASI saja tentu tidak cukup. Salah satu makanan yang bisa menjadi penambah berat badan bayi adalah pisang. Tidak hanya memiliki lebih dari 100 kalori, pisang juga mengandung karbohidrat, kalium, serat makanan, vitamin C, dan vitamin B6 sehingga tidak hanya bisa menambah berat badan pada anak saja, tetapi juga sehat dan baik untuk perkembangan mereka.

 

2. Kentang

Tidak hanya pisang, setelah bayi menginjak usia 6 bulan, kentang juga bisa menjadi salah satu makanan penambah berat badan bayi yang sehat. Selain sebagai sumber karbohidrat, jenis umbi ini juga mengandung vitamin C, vitamin B6, fosfor, dan mangan. Sebagai permulaan, mulailah dengan memberikan mereka dalam porsi kecil, karena beberapa bayi bisa mengalami sakit perut karena gas yang ada di dalamnya.

 

Baca juga: Butternut Pumpkin Sebagai MPASI

 

3. Alpukat

Buah yang satu ini pastinya sudah tidak asing lagi. Alpukat sering dijuluki buah “super” karena kaya akan lemak nabati yang sehat. Apalagi, buah ini juga mengandung vitamin B6, C, E, K, asam folat, serat makanan, dan asam pantotenat.

 

Kandungan lemak nabatinya tersebut bisa membantu menambah berat badan bayi tanpa ibu harus takut bayi akan mengalami obesitas. Untuk permulaan, ibu dapat memberikan alpukat dalam bentuk pure di awal-awal MPASI.

 

4. Ubi jalar

Selain kentang, jenis umbi-umbian lain yang bisa diberikan kepada bayi untuk membantu menaikkan berat badan adalah adalah ubi jalar. Umbi yang satu ini kaya akan vitamin A, vitamin B6, vitamin C, tembaga, dan mangan. Tidak hanya itu saja, ubi jalar juga mengandung kalium, magnesium, serat makanan, fosfor, dan lemak jenuh yang rendah.

 

Baca juga: Berikan Buah dan Sayur Terbaik, ini 10 Makanan Sehat untuk Bayi

 

5. Keju

Sumber lemak hewani ini mengandung kalsium, protein, vitamin A, vitamin B12, vitamin D, selenium, dan fosfor. Tapi, perlu dicatat, keju hanya bisa diberikan kepada bayi yang sudah menginjak 8 bulan. Mungkin beberapa bayi ada yang mengalami alergi dengan olahan susu ini. Untuk itu, sebaiknya konsultasikan dulu kepada dokter anak terkait.

 

Jika ingin membeli makanan penambah berat badan untuk bayi, kamu bisa membelinya di Sayurbox. Yuk, cek produknya sekarang juga!

 

makanan penambah berat badan bayi

 

6. Ayam

Selain keju, sumber hewani lain yang bisa membantu menambah berat badan bayi adalah daging ayam. Tidak hanya mengandung niacin, fosfor, dan magnesium, daging ayam juga mengandung vitamin B6 dan B12. Perlu diingat kembali, ibu baru bisa memberikan daging ayam setelah bayi menginjak usia 8 bulan.

 

Selain bisa diolah menjadi pure ayam, ibu juga bisa mengolahnya menjadi sup ayam dan nasi ayam. Namun, untuk menjaga kadar kolesterolnya, pastikan memberinya hanya seminggu sekali saja.

 

7. Telur

Sumber protein hewani ini memiliki kandungan mineral, vitamin A, dan vitamin B12. Namun, untuk bisa memberikannya pada bayi, paling tidak usianya harus sudah menginjak 10 bulan lebih. Sebaiknya, ibu memberikannya makanan ini pada saat usia 1 tahun ke atas saja. Pastikan juga untuk berkonsultasi dengan dokter anak sebelum memberikan telur kepada anak.

 

Baca juga: Ini 5 Manfaat Alpukat untuk Bayi yang Perlu Ibu Ketahui

 

8. Pepaya

Buah khas daerah tropis ini memiliki kalori yang cukup melimpah. Selain itu, buah ini juga memiliki kandungan gula alami. Untuk menjadikannya sebagai makanan penambah berat badan, pastikan ibu memilih pepaya yang sudah matang karena teksturnya lebih lembut dan mudah dicerna oleh bayi. Jangan memberinya terlalu banyak karena bisa membuat anak ingin buang air besar terus-menerus.

 

9. Mangga

Buah dengan rasa manis, sedikit asam, dan segar ini memang kaya akan nutrisi. Tapi, siapa sangka, buah ini juga bisa dijadikan sebagai penambah berat badan pada bayi. Ibu bisa memilih mangga yang matang dan manis. Buah ini bisa diolah sebagai pure atau jus. Tapi perlu diingat, makanan ini hanya bisa diberikan pada bayi berusia 12 tahun ke atas.

 

10. Apel 

Apel dikenal karena memiliki kandungan antioksidan alami dan kalori yang cukup tinggi. Tidak heran jika buah ini kerap dijadikan pendamping makanan si untuk menambah berat badannya. Ibu bisa mengolah buah apel menjadi pure dan memberikannya 2 hari sekali sebagai pendamping makanan utamanya.

 

Itulah 10 makanan penambah berat badan bayi. Jadi, jika ibu ingin menambah berat badan si kecil, pastikan bukan menambah jumlah porsi makan mereka. Tapi, tingkatkan pola asupan gizi yang ada pada makanan mereka. Jika ingin membeli makanan penambah berat badan untuk bayi, kamu bisa membelinya di Sayurbox. Yuk, cek produknya sekarang juga!

makanan penambah berat badan bayi

Related Articles

7 Manfaat Ubi Ungu Untuk Kesehatan yang Wajib Dicoba

Ubi ungu, merupakan jenis umbi-umbian yang berasal dari Jepang. Dengan nama latin Ipomoea batatas L, ubi ungu juga populer dengan nama...

Ingin Lebih Sehat? Coba 6 Buah untuk Detoksifikasi Tubuh Ini

Gaya hidup masa kini yang kian jauh dari standar sehat memang mengkhawatirkan bagi banyak orang. Konsumsi junkfood, alkohol, hingga...

Selain untuk Kulit, Ini 9 Manfaat Lidah Buaya untuk Kesehatan

Pembahasan tentang lidah buaya merupakan suatu hal yang umum bagi masyarakat Indonesia. Bagaiamana tidak, lidah buaya adalah tanaman obat...

Post Comment