Written by at February 17, 2020
BabyBaby Food

Agar Nutrisinya Terjaga, ini 5 Cara Mengolah Daging Sapi untuk MPASI

Daging sapi adalah salah satu sumber protein yang baik, termasuk untuk bayi. Selain itu, daging sapi juga mengandung zat besi dan vitamin B12 yang berguna untuk kesehatan si kecil. Oleh karena itu, daging sapi sangat disarankan untuk dikonsumsi oleh bayi berusia 6 sampai 12 bulan. Mengonsumsi daging sapi dapat membantu memenuhi kebutuhan zat besi dan protein harian pada bayi. Namun, salah satu kekurangan daging sapi adalah teksturnya yang kasar dan berpotensi sulit dicerna oleh bayi. Untuk itu, sebaiknya ibu mensiasati tekstur daging sapi agar lebih mudah dicerna oleh bayi. Ketika mengolah daging sapi juga sebaiknya jangan dilakukan sembarangan agar nutrisi di dalamnya tetap terjaga. Jika Ibu masih bingung bagaimana cara memasak daging sapi yang benar, yuk, simak ini 5 cara mengolah daging sapi untuk MPASI.

 

Ini cara mengolah daging sapi untuk MPASI

cara mengolah daging sapi untuk mpasi
Cara Mengolah Daging Sapi untuk MPASI agar Nutrisinya Tetap Terjaga. (Foto: Pixabay)

1. Pilih daging sapi yang berkualitas

Hal pertama yang perlu ibu lakukan sebelum memberikan daging sapi untuk MPASI adalah tentu membeli daging tersebut. Saat membeli daging sapi sebaiknya juga jangan sembarangan. Pilih daging sapi yang berkualitas tinggi agar dapat memberikan nutrisi yang optimal untuk bayi.

 

Selain itu, pastikan juga daging sapi yang ibu beli masih dalam kondisi segar atau baru dipotong. Perhatikan dulu warna daging sebelum membeli. Daging sapi yang memiliki kualitas baik adalah daging yang masih berwarna kemerahan dan tampak segar. Cara ini bisa dibilang adalah cara paling mudah untuk melihat kualitas daging. Sebaiknya jangan pilih daging yang warnanya Sudah terlihat pucat atau kotor.

 

Baca juga: Sebelum Membeli, Ini Panduan 7 Cara Memilih Daging yang Baik untuk Dikonsumsi

2. Sesuaikan cara memasak daging sapi

Cara mengolah daging sapi untuk MPASI selanjutnya yaitu dengan menyesuaikan cara memasaknya. Jika untuk orang dewasa biasanya daging sapi diolah dengan cara dibakar, direbus, atau digoreng. Untuk menyajikan daging sapi pada bayi sebenarnya juga tidak jauh berbeda. Kamu bisa mengolah daging sapi untuk MPASI dengan cara dipanggang, dikukus, atau dimasak menggunakan slow cooker.

 

Saat memasak daging sapi ini pastikan kamu memotongnya sehingga berukuran kecil, sehingga daging cepat masak dan teksturnya ramah untuk bayi. Selain itu, sebenarnya kamu juga bisa mengolah daging sapi dengan cara direbus. Namun, dengan merebus daging sapi dapat melarutkan nutrisi daging ke air rebusan. Meski kaldu hasil rebusan daging tersebut bisa diberikan pada bayi, namun perlu diperhatikan bahawa banyak bayi yang berlu terbiasa dengan rasa daging sapi yang kuat.

 

3. Perhatikan tekstur daging sapi

Tidak hanya cara memasak, kamu juga perlu memperhatikan tekstur daging saat mencoba cara mengolah daging sapi untuk MPASI. Bayi dengan usia 6 sampai 12 bulan cenderung belum dapat mencerna makanan dengan tekstur yang terlalu keras. Oleh karena itu, jika ingin memberikan daging sapi untuk bayi sebaiknya kamu mengolahnya menjadi puree sehingga teksturnya lebih lembut dan mudah dicerna oleh bayi.

 

Seiring bertambahnya usia bayi, kamu bisa kembali menyesuaikan tektur daging ketika ingin disajikan untuk si kecil. Kamu bisa meningkatkan tekstur daging sapi secara perlahan, misalnya dengan membuat daging cincang kasar atau disuwir. Dengan begitu, anak dapat terbiasa dengan tekstur daging sapi dan mulai bisa mengonsumsi daging sapi seperti makanan orang dewasa setelah usianya lebih dari satu tahun.

 

Ingin mencoba cara mengolah daging sapi untuk MPASI ini? Yuk, beli daging sapi segar dan berkualitas untuk MPASI si kecil di Sayurbox!

 

4. Simpan daging di tempat yang tepat

Jika daging sapi yang kamu olah tidak langsung habis dalam sekali makan, kamu juga bisa menyimpannya untuk sesi makan selanjutnya. Namun, sebaiknya simpan daging sapi dengan cara yang tepat agar kondisi dan nutrisinya tetap terjaga selama disimpan.

 

Salah satu tempat terbaik untuk menyimpan daging adalah di kulkas atau freezer, karena suhu digin dapat membuat daging terhindar dari pembusukkan. Selanjutnya, saat akan menyimpan daging sebaiknya kamu memotong dahulu daging sesuai dengan kebutuhan. Masukkan daging yang telah dipotong ke dalam wadah-wadah dengan takaran satu kali sajian untuk sekali masak. 

 

Pastikan juga kamu mencatat dengan detail kapan waktu pertama daging tersebut disimpan di dalam kulkas. Hal ini berguna sebagai pengingat, sehingga kamu bisa mengontrol dengan tepat masa kedaluwarsa daging yang disimpan.

 

Baca juga: Agar Tahan Lama, Ini 5 Cara Menyimpan Daging di Kulkas yang Benar

5. Hindari memberikan bayi daging olahan

Jika ingin memberikan daging sapi untuk menu MPASI si kecil, sebaiknya kamu hindari memberikan bayi daging olahan, seperti kornet, sosis, atau lainnya. Pasalnya, daging sapi olahan memiliki kandungan garam, pengawet, dan perasa buatan yang cukup tinggi, sehingga dampaknya menjadi kurang baik untuk kesehatan si kecil. Sebaiknya Ibu memberikan MPASI dengan daging sapi segar yang berkualitas untuk bayi.

 

Baca juga: Tetap Sehat, Konsumsi 9 Makanan Bergizi untuk Ibu Hamil dan Menyusui Ini

 

Jadi, apakah kamu tertarik untuk mencoba cara mengolah daging sapi untuk MPASI ini? Yuk, beli daging sapi segar dan berkualitas untuk MPASI si kecil di Sayurbox!

Related Articles

Coba, 7 Resep Karedok yang Enak dan Sehat ini di Rumah

Karedok seringkali disamakan dengan gado-gado, padahal sebenarnya keduanya memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Jika sayuran pada...

6 Hal Yang Wajib Kamu Tau Seputar Loyalty Program Sayurbox

Agustus 2020 ini Sayurbox siap memanjakan kamu agar lebih betah belanja dan pastinya yang akan selalu nguntungin kamu. Kenalin Loyalty...

Masih di Rumah Aja? Yuk, Coba 7 Cara Membuat Thai Tea yang Enak Ini

Selama di rumah saja, selain membuat camilan, jangan lupa juga membuat minumannya. Salah satu minuman segar yang bisa kamu buat di rumah...

Post Comment