Written by at February 17, 2021
Tips & Trik

Ini 5 Perbedaan Kentang Merah dan Putih yang Wajib Kamu Tahu

Selama ini mungkin kamu mengenal kentang yang kulitnya berwarna kecokelatan dan dagingnya berwarna putih kekuningan. Namun, selain kentang yang biasa dijual di pasaran itu, ternyata ada juga kentang yang berwarna merah. Wajar jika kamu belum terlalu akrab dengan jenis kentang ini. Pasalnya, kentang merah cenderung langka dan jarang dijual di pasaran. Padahal, kentang merah memiliki nutrisi yang tidak kalah dari kentang putih, lho. Bahkan, kentang merah memiliki kandungan antioksidan yang lebih tinggi dibandingkan dengan kentang putih. Penasaran dengan kentang merah ini? Yuk, simak ini 5 perbedaan kentang merah dan putih yang wajib kamu tahu.

 

Perbedaan kentang merah dan putih

 

1. Kulitnya berwarna merah

Perbedaan kentang merah
Perbedaan kentang merah dan putih. (Foto: Pixabay)

Seperti namanya, kentang ini disebut merah karena warna kulitnya. Perbedaan paling terlihat yang bisa kamu kenali dari jenis kentang ini adalah warna kulitnya yang merah. Meskipun kentang merah ini memiliki warna kulit yang berbeda, namun daging kentang merah cenderung hampir sama dengan kentang putih biasa. Secara tekstur, kulit dan daging kentang merah juga cenderung sama dengan kentang putih.

 

2. Kandungan kalori lebih rendah dari kentang putih

Perbedaan kentang merah
Kandungan kalori lebih rendah dari kentang putih. (Foto: Pixabay)

Selain warna kulitnya, perbedaan kentang merah dan putih yaitu terletak pada kandungan kalorinya. Menurut beberapa penelitian, kandungan kalori kentang merah cenderung lebih rendah dibandingkan dengan kentang putih. Dalam sebuah kentang merah panggang ukuran sedang terdapat kalori sebesar 154 Kkal, sedangkan kentang putih panggang ukuran sedang memiliki sekitar 163 Kkal.

 

Oleh karena itu, kentang merah sangat baik dikonsumsi oleh kamu yang sedang menjalani program mengontrol berat badan atau diet. Tidak hanya itu, jenis karbohidrat yang ada pada kentang merah pun termasuk ke dalam golongan karbohidrat kompleks. Asupan makanan yang mengandung karbohidrat kompleks cenderung membutuhkan waktu yang lebih lama untuk dicerna sehingga membuat tubuh terus mengeluarkan energi untuk menghancurkannya dan mengurangi risiko timbunan lemak yang disebabkan oleh kelebihan gula, karena itu kentang merah juga baik dikonsumsi untuk menjaga kadar gula darah.

 

Baca juga: Agar Nutrisinya Tetap Terjaga, Ini 5 Cara Mengolah Kentang yang Sehat

 

3. Mengandung lebih banyak antioksidan

Perbedaan kentang merah
Mengandung lebih banyak antioksidan. (Foto: Pixabay)

Tidak hanya memiliki kalori yang cenderung lebih sedikit dibandingkan dengan kentang putih, kentang merah juga memiliki lebih banyak kandungan antioksidan. Dikatakan kentang merah memiliki dua sampai tiga kali lebih banyak antioksidan dibandingkan dengan kentang putih.

 

Hal tersebut disebabkan oleh warna kulit pada kentang merah. Warna merah pada kulit kentang ini mengandung anthocyanin yang tinggi. Senyawa tersebut merupakan antioksidan yang sangat baik untuk melawan radikal bebas.

 

Ingin mencoba kentang merah yang langka ini? Kini kamu bisa membeli kentang merah segar dan berkualitas di Sayurbox. Yuk, cek produknya sekarang!

Yuk, Belanja Sekarang!

 

4. Kadar airnya lebih banyak

Perbedaan kentang merah
Kadar air kentang merah lebih banyak. (Foto: Pixabay)

Kentang merah juga mengandung kadar air dan karbohidrat yang lebih tinggi dibandingkan dengan kentang putih biasa. Kandungan air dan karbohidrat yang tinggi ini membuat kentang merah dapat membuat kamu yang mengonsumsinya menjadi kenyang lebih lama, meskipun memakannya dalam jumlah sedikit.

 

Selain itu, kandungan air yang tinggi pada kentang merah juga membuatnya sangat cocok dijadikan menu MPASI. Pasalnya, tingginya kandungan air pada kentang merah membuat teksturnya menjadi lebih lembut, sehingga lebih aman untuk sistem pencernaan si kecil.

 

Baca juga: 7 Cara Menyimpan Kentang Agar Lebih Tahan Lama dan Tidak Cepat Busuk

 

5. Hanya tumbuh di dataran tinggi

Perbedaan kentang merah
Kentang merah hanya tumbuh di dataran tinggi. (Foto: Pixabay)

Perbedaan kentang merah dan kentang putih lainnya yaitu pada tempat tumbuhnya. Kentang putih cenderung lebih mudah untuk dibudidayakan, sedangkan kentang merah hanya dapat tumbuh di dataran tinggi. Di Indonesia, kentang merah banyak tumbuh subur di dataran tinggi, salah satunya di Dieng, Jawa Tengah. Oleh karena itu, tidak heran jika kentang merah ini menjadi lebih langka dan sulit untuk ditemui di pasaran. Padahal kentang merah memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.

 

Baca juga: 7 Cara Membuat Donat Kentang yang Praktis dan Empuk di Rumah

 

Kabar baiknya untuk kamu yang tinggal di wilayah Jabodetabek, Surabaya, dan Bali. Jika kamu ingin mencoba menikmati kentang merah yang kayak manfaat ini, sekarang kamu bisa membeli kentang merah segar dan bekualitas di Sayurbox, lho! Yuk, cek produknya sekarang!

Yuk, Belanja Sekarang!

Related Articles

Mulai Tahun Ini Coba 7 Alternatif Minyak Goreng yang Sehat untuk Memasak

Minyak goreng merupakan salah satu bahan masak yang sering dipakai untuk menumis dan menggoreng. Minyak goreng yang dipakai sehari-hari...

Ternyata, Ini 18 Jenis Edible Flower yang Bisa Dimakan

Dari namanya saja, ‘edible flower’ alias bunga yang bisa dimakan. Bunga jenis ini nggak hanya berfungsi untuk hiasan tetapi pastinya...

9 Cara Menyimpan Sayuran di Kulkas yang Benar agar Tidak Mudah Layu

Sayuran merupakan subutan dari bahan pangan asal tumbuhan, mengandung kadar air tinggi dan dikonsumsi dalam keadaan segar maupun diolah...

Post Comment