Written by at July 10, 2020
Tips & Trik

Yuk, Cari Tahu ini 9 Jenis-jenis Labu yang Bisa Kamu Konsumsi

Meski tidak asing di telinga dan lidah orang Indonesia, nyatanya masih banyak yang salah kaprah dengan labu. Seperti halnya tomat, buah ini juga kerap dianggap sebagai sayuran. Sebenarnya, labu tidak hanya merujuk pada satu atau beberapa jenis buah saja, melainkan semua jenis buah yang masuk ke dalam suku Cucurbitaceae. Selain itu, sebenarnya ada banyak juga lho jenis labu yang bisa kamu konsumsi. Entah karena kamu tidak tahu atau kamu tidak menyadari jika buah tersebut masuk ke dalam jenis labu. Nah, untuk kamu ingin tahu lebih lanjut, yuk, cari tahu! Berikut ini adalah sembilan jenis-jenis labu yang bisa kamu konsumsi.

 

Ini jenis-jenis labu yang bisa kamu konsumsi

jenis-jenis labu
Jenis-jenis labu yang layak untuk dikonsumsi. (Foto: Pixabay)

1. Labu siam

Hampir semua orang Indonesia pasti pernah mencicipi labu yang satu ini. Labu siam kerap diolah menjadi aneka masakan tradisional seperti sayur lodeh, lontong sayur, ataupun sekadar lalapan pendamping sambal.

 

Di balik rasanya yang tidak terlalu manis, nyatanya labu siam mengandung nutrisi dan senyawa antioksidan yang baik dikonsumsi demi menjaga kesehatan tubuh.

 

Tidak hanya sekadar menjaga sistem pencernaan, labu siam juga diyakini mampu mengatasi anemia, memelihara kesehatan jantung, hingga mencegah kanker.

 

2. Labu kuning

Labu kuning lazim ditemui saat bulan puasa tiba. Hampir di sepanjang jalan, buah ini dijajakan oleh para penjualnya. Tidak seperti labu siam, jenis labu ini kerap diolah menjadi takjil untuk berbuka puasa, seperti kolak, bolu, donat, hingga klepon.

 

Banyak yang tidak menyangka jika labu kuning merupakan sumber kalium yang baik. Apalagi, kalium merupakan mineral penting bagi tubuh. Beberapa manfaat kalium diantaranya untuk mengontrol otot hingga menjaga keseimbangan cairan dan fungsi saraf seseorang.

 

3. Pare

Tidak banyak yang tahu jika ternyata buah dengan rasa pahit ini termasuk ke dalam jenis-jenis labu atau Cucurbitaceae. Sama seperti labu siam, pare juga kerap diolah menjadi tumisan, sayur, hingga menjadi pepes.

 

Banyak yang kurang menyukai pare karena rasanya yang cenderung pahit. Namun, di balik itu semua, pare mengandung banyak manfaat, mulai dari sumber zat besi, magnesium, hingga vitamin C yang bermanfaat dalam menangkal radikal bebas.

 

Baca juga: Ini 10 Manfaat Labu Parang, Baik Juga untuk Bayi, Lho!

 

4. Oyong

Oyong atau yang dikenal dengan nama gambas ini juga bagian dari suku jenis-jenis labu. Berbeda dengan jenis labu lainnya, oyong memiliki bentuk fisik yang lebih lonjong dengan tekstur kulit yang lebih kasar.

 

Tidak hanya kaya akan serat, oyong juga tinggi akan kandungan magnesium, sehingga baik dikonsumsi untuk membantu mencegah jerawat, menjaga kehalusan kulit, menjaga kelembapan kulit, hingga mengatasi masalah infeksi. Di Indonesia sendiri, oyong kerap diolah menjadi beberapa hidangan, seperti sayur soun oyong ataupun tumis oyong.

 

5. Mentimun

Banyak yang tidak tahu jika mentimun atau timun juga masuk ke dalam suku Cucurbitaceae. Dibanding jenis labu lainnya, timun lebih sering dikonsumsi sebagai lalapan.

 

Di balik rasanya yang segar, buah dengan kadar air tinggi ini juga mengandung segudang nutrisi, lho. Mulai dari protein, serat, hingga vitamin C dan vitamin K, karena kandungan nutrisinya tersebut, timun kerap dikonsumsi sebagai antidehidrasi hingga membantu mengurangi kolesterol.

 

Ingin mencoba salah satu dari jenis-jenis labu ini? Kamu bisa beli berbagai macam jenis-jenis labu di Sayurbox. Yuk, cek produknya sekarang!

 

jenis-jenis labu

 

6. Bligo

Labu yang dikenal dengan nama lain bligo, blonceng, atau kundur ini bernama ilmiah Benincasa hispida. Meski kurang begitu populer, namun jenis labu yang satu ini bisa kamu jumpai di beberapa kota kecil di Indonesia.

 

Di beberapa negara tetangga seperti Filipina dan Malaysia, buah ini kerap dikonsumsi dengan cara diolah menjadi minuman segar. Lain lagi jika di Tiongkok. Di sana, buah ini kerap diolah menjadi manisan tang kwe, yang berarti labu musim sejuk atau kita mengenalnya dengan musim dingin.

 

Baca juga: Ini 10 Resep Labu Parang yang Enak untuk Berbuka Puasa

 

7. Labu air

Seperti halnya labu siam, labu air yang masih muda juga kerap diolah menjadi sayur. Jika sudah menua dan kulit buahnya mulai mengeras, biasanya masyarakat di daerah menggunakannya sebagai wadah untuk air minum.

 

Sekilas, labu air mirip seperti bligo. Wajar saja, jenis labu ini memang masih kerabat dekat. Uniknya, labu air memiliki bentuk yang bervariasi. Jadi, jangan heran jika kamu menemukan labu ini dengan bentuk fisik yang berbeda-beda, seperti sedikit membulat ataupun lonjong memanjang.

 

Selain diolah menjadi masakan, tujuan mengonsumsi labu air juga beragam. Mulai dari menurunkan demam yang tinggi, mengatasi flu, sariawan, hingga menyembuhkan beberapa masalah kesehatan serius seperti tipes, asma, dan membersihkan paru-paru dari pengaruh nikotin.

 

8. Labu ular atau pare belut

Meski labu ini memiliki nama yang sedikit menyeramkan, namun labu ini tidak ada hubungannya sama sekali dengan hewan-hewan tersebut. Labu ini kerap disebut sebagai labu ular atau pare belut karena panjang fisiknya yang bisa mencapai 60 cm. Dari bentuknya, labu ular memiliki warna hijau dengan sedikit corak belang memanjang berwarna putih.

 

Walaupun kerap disebut dengan pare belut, namun labu ini juga tidak memiliki rasa yang pahit seperti pare. Tidak jauh berbeda dengan jenis labu lainnya, labu ular atau pare belut ini kerap dikonsumsi dengan cara diolah dan dihidangkan menjadi sayur, seperti sayur bening ataupun sayur berkuah santan.

 

Baca juga:  Selain Ubi, 5 Resep Kolak Labu Parang ini Juga Enak untuk Buka Puasa

 

9. Semangka

Siapa yang menyangka jika buah semangka ternyata juga masuk ke dalam jenis labu-labuan? Sama seperti jenis labu lainnya, semangka berasal dari tanaman yang merambat. Buah yang dikenal karena kandungan airnya yang tinggi ini tidak hanya nikmat dijadikan jus saja lho, tapi juga segar jika dikonsumsi secara langsung. Selain air, semangka juga memiliki kadar kalium dan magnesium yang cukup tinggi, sehingga baik dikonsumsi oleh penderita diabetes.

 

Itulah sembilan jenis-jenis labu yang bisa kamu konsumsi. Mungkin kamu pernah mencicipi beberapa diantaranya, atau mungkin kamu tidak menyangka jika buah-buahan tersebut termasuk ke dalam jenis labu.

 

Nah, jika sudah mengetahui jenis-jenis labu dan manfaat yang dimilikinya, kamu sudah bisa mulai mencoba salah satunya, nih. Temukan jenis-jenis labu tersebut di Sayurbox. Yuk, cek produknya sekarang!

 

jenis-jenis labu

 

(Siti Kamilla)

Related Articles

Kenali Penyebab Bronkitis dan Cara yang Benar untuk Mencegahnya

Apakah kamu sering mengalami batuk berlendir yang sudah berlangsung selama lebih dari 10 hari? Jika iya, sebaiknya segera periksa kondisi...

Jangan Disepelekan, Ini Penyebab Vertigo dan Cara Tepat untuk Mengatasinya

Apakah kamu pernah merasa tiba-tiba pusing dan merasa benda di sekeliling kamu berputar, padahal sedang tidak terjadi apa-apa? Kalau kamu...

Ingin Turunkan Berat Badan? Ini 4 Panduan dan Cara Diet OCD yang Benar

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk menurunkan berat badan. Salah satunya yaitu dengan menjalankan program diet. Dari beberapa program...

Post Comment