Written by at January 20, 2020
Tips & Trik

Mengenal 3 Perbedaan Bayam Batik, Bayam Hijau, dan Bayam Merah

Jika kamu pernah menonton serial kartun Popeye The Sailor Man pastinya kamu sudah tahu jenis sayuran yang dikonsumsi Popeye agar menjadi kuat. Yup, Bayam yang memiliki nama latin Amaranthus tricolor. Sayur bayam termasuk dalam kategori superfood menurut buku SuperFood Rx (2004) karena mengandung banyak zat gizi yang bermanfaat bagi tubuh. Meski manfaatnya hampir sama, ternyata ada beberapa jenis bayam yang populer, seperti bayam batik, bayam hijau, dan bayam merah.

 

Bayam memiliki banyak nutrisi termasuk vitamin dan mineral yang baik untuk tubuh. Seperti vitamin A, vitamin C, vitamin B kompleks, vitamin K, dan vitamin E. Bayam juga memiliki kandungan mineral-mineral utama seperti magnesium, zat besi, asam folat, kalsium, potasium, dan sodium. Bayam juga mengandung banyak serat dan antioksidan. Selain itu, sayuran yang satu ini mengandung sedikit kalori dan lemak. Selain itu dalam bayam juga terkandung antioksidan, klorofil, karotenoid, polifenol, betaine, asam lemak omega 3, dan koenzim Q10.

 

Kandungan vitamin dan mineral dalam bayam baik untuk kesehatan mata dan mencegah kanker. Sayuran ini semakin populer dalam mencegah defisiensi zat besi atau anemia. Namun, tahukah kamu bahwa sayur bayam memiliki jenis yang berbeda-beda? Tak perlu bingung lagi ketika mengolah sayur bayam. Yuk, cari tahu perbedaan bayam batik, bayam hijau, dan bayam merah serta cara mengolahnya, di sini.

 

Perbedaan bayam batik, bayam hijau, dan bayam merah serta cara mengolahnya

 

Perbedaan bayam batik, bayam hijau, dan bayam merah
Bayam Hijau, memiliki kandungan klorofil dan betakaroten tinggi. (Foto: Pixabay)

1.Bayam Batik, persilangan bayam hijau dan merah

Bayam batik disebut demikian karena pola daunnya terlihat seperti batik. Bayam ini merupakan persilangan antara bayam hijau dan bayam merah, bayam ini juga sering disebut bayam belang. Perbedaan bayam batik dari bayam hijau dan bayam merah sangat terlihat dari bentuk fisik tumbuhannya. Bayam batik, memiliki dua warna yaitu warna merah di tengah serat daun dan warna hijau di sisi pinggir daun.

 

Bentuk batang tumbuhan ini tunggal dan batang tidak berserat, bentuk daun bulat nan lebar, lambat berbunga. Hal ini menjadi keunggulan tanaman ini karena jika tanaman sayuran sudah berbunga, setelah itu tanaman akan mati. Dalam pertumbuhan pola daun akan seragam, cocok di tanam di dataran rendah. Bayam batik dapat dipanen pada umur 25 hari setelah tanam.

 

Saat bibit bertumbuh warna daun masih hijau lalu berubah agak pink keunguan, tidak langsung kelihatan batiknya. Menjelang panen, batas warna pink keunguan mulai terpusat di tengah dan warna hijau menjadi terpisah disekeliling daunnya.

 

Bayam batik yang merupakan persilangan antara bayam hijau dan bayam merah ini mengakibatkan bayam batik memiliki kandungan zat besi yang tinggi, seperti bayam hijau, dan sekaligus mengandung zat pembentuk sel darah merah, seperti bayam merah. Bayam batik umumnya diolah menjadi makanan seperti sup atau tumisan. Akan menyebabkan sedikit warna merah pada makanan.

 

Baca juga: 7 Cara Membuat Mie Organik yang Mudah di Rumah

 

Penasaran dengan dua jenis bayam lainnya? Yuk, lihat di bawah ini!

 

2. Bayam Hijau, memiliki kandungan klorofil dan betakaroten tinggi

Bayam berwarna hijau diakibatkan oleh kandungan klorofil dan betakaroten lebih tinggi daripada bayam merah. Sebagai sayuran berwarna hijau, bayam tetap mengandung karoten. Pigmen warna oranye beta-karoten tertutupi oleh klorofil pada daun bayam. Berdaun hijau dan memiliki lebar daun yang besar dengan batang tidak begitu tinggi, tanaman ini berbunga tahunan danmemiliki bunga berwarna hijau gelap. Tanaman jenis ini dapat tumbuh sekitar 2 sampai 3 kaki.

 

Selain itu tanaman jenis hijau memiliki ciri umum pada pohon yaitu tegak atau condong. Seringkali batang bercabang banyak serta berduri. Memiliki daun bulat berbentuk lanset dengan ujung tumpul dan pangkal runcing.

 

Bayam termasuk salah satu sayur berwarna hijau yang memiliki kandungan karotenoid tertinggi. Karoten dan vitamin C yang terkandung pada bayam bekerja sama dalam tubuh untuk mencegah teroksidasinya kolesterol yang dapat menyumbat pembuluh darah, sehingga dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.

 

Lutein dan Zeaxanthin merupakan karoten yang terkandung dalam bayam yang dapat menjaga kesehatan mata. Perbedaan lainnya terdapat dalam kandungan kalsium dan vitamin B3, kandungan kalsium dan vitamin B3 bayam hijau lebih rendah dari bayam merah.

 

Dalam 100 gr bayam hijau mengandung energi sebesar 16 Kkal, protein 0,9 gr, lemak 0,4 gr, karbohidrat 2,9 gr, kalsium 166 mg, serat 0,7 gr, zat besi 3,5 mg dan 41 mg vitamin C. Bayam hijau dapat diolah menjadi sayur bayam yang dipadukan dengan jagung, dapat pula ditumis, dan dapat diolah menjadi camilan sehat yaitu keripik bayam.

 

Baca juga: 7 Manfaat Kale Powder, Superfood yang Baik untuk Kesehatan

 

3. Bayam Merah, mengandung betasianin dan antosianin-pigmen alami yang tinggi

Perbedaan paling mencolok dari ketiga jenis bayam ini ialah warna tanaman, bayam jenis ini memiliki pigmen warna merah. Ciri-ciri bayam merah ialah memiliki tinggi batang 0.4–1 meter dan bercabang, batang lemah dan berair, daun bertangkai, berbentuk bulat telur, lemas, panjang 5-8 cm, ujung tumpul, pangkal runcing serta berwarna merah.

 

Jenis yang merah banyak mengandung protein, lemak, karbohidrat, kalium, zat besi, amarantin, rutin, purin serta vitamin A, B dan C. Bayam merah mengandung betasianin dan antosianin-pigmen alami yang lebih tinggi daripada bayam hijau. 

 

Pada umumnya, bayam merah lebih banyak mengandung kalsium dan vitamin B3 dibandingkan bayam hijau.   Dalam 100gr bayam merah mengandung energi sebesar 41,2 kkal, 2,2 gr protein, 0,8 gr lemak, 6,3 gr karbohidrat, 520 mg kalsium, serat 2,2 gr, 7 mg zat besi dan 62 mg vitamin C.

 

Tanaman ini merupakan sayuran berserat yang dapat digunakan untuk melancarkan proses buang air besar. Selain itu akar bayam merah juga berkhasiat sebagai obat disentri. Bayam merah dapat diolah menjadi sayur bening bayam merah, bayam merah bumbu belacan, dan bayam tumis pedas.

 

Baca juga: Makanan Untuk Penambah Darah

 

Setelah mengenal 3 perbedaan bayam batik, bayam hijau, dan bayam merah, kamu lebih suka yang mana? Kamu dapat melihat rekomendasi dan membeli langsung jenis-jenis bayam berkualitas di Sayurbox. Yuk, cek produknya sekarang!

 

Related Articles

Serupa Tapi Tak Sama, Ini 5 Perbedaan Beras Hitam dan Ketan Hitam

Bagi kamu yang sering menyantap bubur kacang hijau, pasti juga sudah akrab dengan bubur ketan hitam. Bubur pelengkap kacang hijau ini...

Ini 5 Cara Memasak Beras Hitam agar Pulen dan Lembut

Saat ini, beras hitam sudah cukup populer dikonsumsi oleh orang-orang yang sedang menjalani program diet. Selain bagus untuk diet, beras...

Ingin Wajah Cerah? Ini 5 Cara Membuat Masker Beras yang Bisa Kamu Coba

Setiap wanita pasti menginginkan kulit wajah yang cerah dan halus. Tentunya kamu juga menginginkannya, bukan? Untuk bisa mendapatkannya,...

Post Comment