Written by at October 03, 2019
Tips & Trik

Mengenal Eco-Enzyme

Ada yang tau ngga apa itu eco-enzyme? Atau ada yang sudah sangat familiar dengan istilah eco-enzyme? Untuk yang sudah mulai memerhatikan tentang isu sampah, pasti familiar dengan istilah tersebut. Tapi buat yang belum tau apa itu eco-enzyme, hari ini kita akan mengenal eco-enzyme dan hal-hal penting tentang eco-enzyme.

Eco-Enzyme merupakan istilah yang cukup populer beberapa tahun belakangan. Bukan hanya sekedar istilah saja, tapi ada di dalamnya manfaat yang bisa merubah hal sebesar “sampah”.

Apa itu Eco-Enzyme?

Disebut juga enzim sampah yang merupakan cairan dengan banyak fungsi. Eco-enzyme sendiri bertujuan sebagai pembersih rumah, dapur bahkan pengusir serangga. Tapi dibalik itu Eco-Enzyme dikenal karena bahan-bahan utama terbentuknya, Eco-Enzyme terbuat dari fermentasi sampah organik seperti sisa-sisa buah atau sayur mentah.

mengenal eco-enzyme
Source : Sylvie Tittel on Unsplash

Kenapa fermentasi sisa-sisa buah dan sayur bisa jadi pembersih rumah ya? Hal ini karena selama prosesnya, Eco-Enzyme akan menghasilakan properti disinfektan berupa Etanol & Asam Asetat. Asam Asetan dan Etanol dikeluarkan dari proses metabolik yang terjadi terhadap sisa-sisa buah & sayur tersebut. Namun etanol dan asam asetat akan diproduksi tergantung tipe mikroorganisme yang ada pada sisa buah atau sayur, bagaimanapun keduanya adalah properti disinfektan.

Inilah kenapa walaupun eco-enzyme terbuat dari fermentasi sisa buah atau sayur tetap dapat berfungsi sebagai pembersih rumah.

Kenapa Harus Eco-Enzyme?

Mengenal eco-enzyme bukan hanya mengenal pengertiannya saja, tapi juga kenapa hal ini harus dilakukan. Eco-Enzyme muncul karena kekhawatiran akan penumpukan sampah di TPA yang mulai tidak terkontrol. Eco-Enzyme dibuat untuk menjadikan sampah organik lebih sedikit jumlahnya dan tidak menumpuk di TPA.

mengenal eco-enzyme
Source : Hermes Rivera on Unsplash

Tau ngga, 60% dari total sampah yang diproduksi di Indonesia adalah sampah organik. Hal ini cukup serius karena sampah organik jika semakin banyak dan dalam waktu yang lama akan mengeluarkan gas berbahaya yang akan berdampak pada lingkungan sekitar TPA yaitu gas Metana.

Jadi, bukan hanya sampah plastik loh yang jadi masalah saat ini. Sampah organik juga ternyata harus mulai diperhatikan.

Cara Membuat Eco-Enzyme

Jika sudah mengenal Eco-Enzyme dan kenapa harus menggunakannya, yuk kita belajar cara membuat eco-enzyme.

Bahan – Bahan :

  • Sisa Sayur atau Buah
  • Brown Sugar (Palm Sugar)
  • Air
  • Botol Plastik (bahan plastik penting agar tidak meledak nantinya)
mengenal eco-enzyme
Source : Instagram @viochan_

Cara Membuat :

  1. Potong sisa-sisa buah atau sayur menjadi ukuran kecil-sedang
  2. Takar air, sisa buah/sayur, dan palm sugar dengan perbandingan (Air 10 : Sisa buah/sayur 3 : Palm Sugar 1)
  3. Campurkan semuanya ke dalam botol plastik. Gunakan botol plastik agar tidak meledak, karena nantinya proses ini mengeluarkan gas.
  4. Tutup botol sampai kencang dan biarkan selama 3 bulan di suhu ruangan untuk proses fermentasi.
  5. Selama proses 3 bulan ini, buka tutup botol seminggu sekali agar eco-enzyme mengeluarkan gas dan tidak meledak.
  6. Setelah 3 bulan, warna eco-enzyme akan coklat gelap dengan bau yang asam. Jika warnanya cenderung hitam, tambahkan palm sugar dan lanjutkan kembali proses fermentasi. Jika terdapat cacing atau serangga didalamnya, abaikan saja karena seiring prosesnya akan mati dengan sendirinya.
  7. Jika sudah sesuia warna dan baunya, tiriskan air dari sisa-sisa buah/sayurnya dan tuangkan di wadah sesuai fungsi masing-masing cairan.
  8. Sampai tahap ini, eco-enzyme sudah bisa digunakan untuk berbagai hal.

Manfaat Eco-Enzyme

Kemampuan eco-enzyme yang mengandung disiinfektan ini dapat membunuh bakteri dan jamur, oleh karena itu lebih sering digunakan untuk pembersih ruangan atau dapur. Berikut beberapa hal yang bisa digunakan dengan Eco-Enzyme :

mengenal eco-enzyme
Source : Instagram @khhrnisa
  1. Pembersih Lantai
  2. Pembersih Toilet/Wastafel
  3. Pembersih dapur/keramik
  4. Pencuci piring
  5. Pestisida
  6. Pengusir serangga

Sudah tertarik mencoba eco-enzyme? Hal ini bisa dilakukan selain membantu lingkungan, juga menghemat biaya membeli sabun pel dan pembersih loh. Nah, kalau habis makan sayur & buah dari Sayurbox, kulitnya atau sisanya disimpan untuk dijadikan Eco-Enzyme ya!

Related Articles

Aneka Resep Bengkoang!

Kalau selama ini hanya tau Bengkoang untuk langsung dimakan, atau dicampur dalam rujak berarti kamu salah besar. Bengkoang/Jicama ini...

Perbedaan Hasil Panen Organik, Hidroponik dan Bebas Pestisida

Ternyata hasil panen juga banyak jenisnya, kalau kali ini tergantung metode penanamannya. Ada Organik, Hidroponik dan Bebas Pestisida. Apa...

Makanan Terbaik Untuk Ibu Hamil

Menjadi ibu hamil adalah salah satu kebahagiaan tersendiri tapi datang dengan tanggung jawab super besar. Harus menjaga kesehatan tubuh...

Post Comment