Written by at October 10, 2019
Tips & Trik

Perbedaan Hasil Panen Organik, Hidroponik dan Bebas Pestisida

Ternyata hasil panen juga banyak jenisnya, kalau kali ini tergantung metode penanamannya. Ada Organik, Hidroponik dan Bebas Pestisida. Apa ya perbedaan hasil panen organik, hidroponik dan bebas pestisida?

Hasil Panen Organik

perbedaan hasil panen organik, hidroponik
Source : Pexels

Bertanam organik dilakukan atas dasar pemeliharaan lingkungan. Iya kamu engga salah dengar, tujuan utama tanaman dibudidaya dengan cara organik adalah untuk menjaga lingkungan tetap ramah dan sehat. Menanam organik juga dengan memilih untuk tidak menggunakan pestisida, penyubur, atau antibiotik. Namun jika memutuskan untuk menggunakan alternatifnya tetap diperbolehkan selama tidak berdampak buruk bagi lingkungan. Menurut Canadian Organic Standards, prinsip dalam bertanam organik adalah melindungi lingkungan, meminimalisasi degradasi & erosi tanah, mengurangi polusi sampai mengontrol perbedaan biologis dalam sistem tanaman tersebut. Petani atau perkebunan yang sudah menyebutkan mereka bertanam organik harus dibuktikan dengan sertifikat yang dikeluarkan oleh badan tertentu, kalau di Indonesia, sertifikasi Organik dikeluarkan oleh Kementrian Pertanian.

Hasil Panen Bebas-Pestisida

perbedaan hasil panen organik, hidroponik
Source : Pexels

Bertanam dengan metode bebas-pestisida adalah memastikan bahwa dalam merawat tanaman tersebut tidak menggunakna pestisida dalam mengusir hama. Walaupun banyak pemahaman akan hal ini, namun tidak digunakannya pestisida disebabkan karena biasanya pestisida (tidak selalu) beracun. Pestisida yang seharusnya membasmi hama seperti serangga, tikus, gulma, burung, dll ini juga membahayakan tanaman. Di Indonesia sendiri, mengganti pestisida untuk mengusir hama dilakukan dengan banyak cara diantaranya metode budi daya seperti polikultur, rotasi tanaman, sampai rekayasa genetika agar tetap menghasilkan tanaman berkualitas dan bebas-pestisida.

Hasil Panen Hidroponik

perbedaan hasil panen organik, hidroponik
Source : Pexels

Hidroponik adalah metode budidaya yang sangat jauh berbeda dengan organik dan bebas-pestisida. Hidroponik menggunakan media tanam berupa air, tanpa tanah. Inilah tujuan utama hidroponik yaitu untuk menghemat energi dan air, karena ternyata media tanam menggunakan tanah lebih menggunakan air lebih banyak. Hidroponik dilakukan agar tanaman dapat fokus menyerap nutrisi dan tumbuh lebih cepat. Faktanya, bertanam dengan metode hidroponik maka tanaman memiliki kesempatan tumbuh 25% lebih cepat daripada dengan menggunakan media tanam tanah. Dengan bertanam hidroponik pun, dapat dilakukan dimana saja, bahkan bisa dilakukan dari dalam rumah.

Jadi perbedaan hasil panen organik, bebas-pestisida, dan hidroponik dilihat dari media tanam dan proses bercocok tanamnya. Hal tersebut juga berpengaruh pada kualitas, rasa dan nutrisi yang terkandung dalam hasil panen yaitu buah atau sayur tersebut. Hasil panen organik, hidroponik, maupun bebas-pestisida bisa kalian cobain di Sayurbox, semuanya ada disana loh.

Related Articles

Tetap di Rumah Aja, Ini 7 Alasan untuk Beli Sayur Online di Sayurbox

Pandemi virus corona yang melanda berbagai negara, termasuk beberapa daerah di Indonesia, membuat pemerintah pusat dan daerah mengambil...

Selain Tomat Beef, Ini 5 Jenis Tomat Lainnya yang Wajib Kamu Tahu

Jenis tomat beef cukup populer akhir-akhir ini. Tomat beef adalah jenis tomat yang ukurannya paling besar dibanding jenis tomat lainnya....

Ini 7 Cara Membersihkan Belanjaan Paling Efektif Selama Pandemi Virus Corona

Pandemi virus corona yang semakin meluas membuat pemerintah menganjurkan setiap warganya untuk beraktivitas di rumah saja. Tidak hanya itu,...

Post Comment